Berita & Update
Aturan Vape Terbaru di Indonesia 2026: Panduan Lengkap untuk Pengguna Dewasa
Industri rokok elektronik di Indonesia memasuki babak baru. Pemerintah, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 (PP 28/2024), menyiapkan pengaturan vape yang lebih ketat dan setara dengan rokok konvensional. Bagi kamu pengguna dewasa, pelaku usaha, atau yang baru ingin beralih dari rokok, memahami aturan ini penting agar tetap bisa menikmati produk secara legal, aman, dan bertanggung jawab.
Artikel ini merangkum poin-poin utama regulasi vape 2026, konteks cukai, dampaknya bagi konsumen, serta cara membeli vape secara benar di Indonesia.
Catatan penting: Aturan turunan PP 28/2024 (Peraturan Menteri & Keputusan Menteri) masih dalam tahap finalisasi dan sosialisasi. Detail teknis dapat berubah. Selalu rujuk sumber resmi seperti Kementerian Kesehatan dan BPOM untuk informasi paling mutakhir.
Apa Itu PP 28/2024 dan Mengapa Penting?
PP 28/2024 merupakan peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Peraturan ini disahkan pada 26 Juli 2024 dan implementasinya direncanakan mulai berlaku efektif pada pertengahan 2026 (sekitar Juli 2026).
Inti dari regulasi ini adalah menempatkan rokok elektronik (vape) dalam kategori “Produk Tembakau” bersama rokok konvensional, sehingga pengendaliannya mengikuti prinsip yang sama: pembatasan usia, pengendalian iklan, dan standar kandungan produk. Pengawasan dan penegakannya menjadi kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Singkatnya: vape kini diperlakukan sebagai produk legal yang diatur secara serius, bukan dilarang. Yang berubah adalah cara produk dijual, dipasarkan, dan digunakan.
6 Poin Penting Aturan Vape 2026 yang Wajib Kamu Tahu
Batas usia minimal 21 tahun
Penggunaan dan penjualan rokok elektronik dilarang bagi penduduk berusia di bawah 21 tahun. Penjual wajib melakukan verifikasi usia, dan produk tidak boleh dijual kepada ibu hamil. Ini menjadi standar usia yang konsisten dengan produk tembakau lainnya.
Pembatasan iklan dan promosi
Iklan serta promosi produk vape akan dibatasi secara ketat, termasuk di media sosial. Tujuannya menekan munculnya pengguna baru dari kalangan remaja. Bagi konsumen, ini berarti informasi produk akan lebih banyak kamu temukan langsung di toko resmi dan kanal penjualan terverifikasi.
Standar kandungan nikotin dan larangan bahan tertentu
Produk yang beredar wajib memenuhi batas maksimal kadar nikotin yang ditetapkan otoritas kesehatan. Selain itu, penambahan bahan kimia tertentu yang dinilai berisiko bagi kesehatan dilarang. Standar ini mendorong pasar ke arah produk yang lebih terkontrol dan berkualitas.
Peringatan kesehatan pada kemasan
Produsen diwajibkan mencantumkan peringatan kesehatan (termasuk bergambar) pada kemasan produk, sebagaimana berlaku pada rokok konvensional.
Larangan penggunaan di Kawasan Tanpa Rokok (KTR)
Penggunaan vape dilarang di Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sama seperti rokok biasa. Artinya, etika penggunaan di ruang publik kini punya dasar hukum yang jelas.
Konteks cukai (excise) yang terus naik
Sejak lama, rokok elektrik merupakan Barang Kena Cukai (diatur antara lain melalui PMK 193/2021 dan perubahannya). Penerimaan negara dari cukai vape terus meningkat tiap tahun, dan tren kenaikan tarif kemungkinan berlanjut. Dampaknya bagi konsumen: harga produk legal cenderung naik, sekaligus menjadi pembeda jelas antara produk resmi (bercukai) dan produk ilegal tanpa pita cukai.
Apa Dampaknya Bagi Kamu sebagai Konsumen?
Bagi pengguna dewasa, perubahan ini sebenarnya membawa beberapa hal positif:
-
Produk lebih terstandar. Batas nikotin dan larangan bahan berisiko membuat produk yang beredar lebih terkontrol kualitasnya.
-
Lebih mudah membedakan produk resmi vs ilegal. Pita cukai, peringatan kemasan, dan penjual terverifikasi menjadi penanda yang jelas.
-
Konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Aturan KTR dan batas usia 21+ menertibkan penggunaan di ruang publik.
Yang perlu kamu antisipasi: kemungkinan penyesuaian harga akibat cukai, serta promosi produk yang lebih terbatas di media sosial — sehingga membeli dari toko resmi menjadi semakin penting.
Cara Membeli Vape Secara Legal dan Aman di Indonesia
Agar tetap di sisi yang benar, perhatikan checklist berikut:
-
Pastikan usia kamu 21 tahun ke atas dan beli hanya untuk konsumsi pribadi sebagai pengguna dewasa.
-
Beli dari toko resmi dan terverifikasi. Toko resmi menjalankan verifikasi usia, menjual produk bercukai, dan menyediakan garansi.
-
Cek keaslian produk dan kelengkapan kemasan, termasuk pita cukai dan label peringatan.
-
Pahami spesifikasi produk (kadar nikotin, jenis liquid, kompatibilitas device) sebelum membeli.
-
Gunakan dengan bijak — hindari penggunaan di Kawasan Tanpa Rokok.
Sebagai toko vape resmi di Indonesia, Sixhill menerapkan verifikasi usia dan hanya melayani pengguna dewasa 21+. Kamu bisa menjelajahi pilihan produk vape, open pod system, hingga nicotine pouches, atau mengunjungi toko offline terdekat di Jakarta, Bali, Tangerang, dan Batam.
FAQ: Pertanyaan Seputar Aturan Vape 2026
Apakah vape dilarang di Indonesia mulai 2026?
Tidak. Vape tidak dilarang, tetapi diatur lebih ketat melalui PP 28/2024, dengan pengendalian setara rokok konvensional (batas usia, iklan, dan standar produk).
Berapa usia minimal untuk membeli vape?
Regulasi menetapkan batas minimal 21 tahun. Penjualan kepada penduduk di bawah 21 tahun dan ibu hamil dilarang.
Kapan aturan vape 2026 mulai berlaku?
Implementasi direncanakan mulai pertengahan 2026 (sekitar Juli 2026). Aturan turunan masih difinalisasi, jadi pantau pengumuman resmi Kemenkes dan BPOM.
Apakah vape kena cukai?
Ya. Rokok elektrik adalah Barang Kena Cukai. Produk legal ditandai dengan pita cukai resmi.
Di mana saya boleh menggunakan vape?
Di luar Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Penggunaan di area KTR dilarang, sama seperti rokok konvensional.
Bagaimana membedakan produk vape resmi dan ilegal?
Produk resmi memiliki pita cukai, label peringatan kesehatan, dan dijual melalui penjual terverifikasi yang menerapkan verifikasi usia.
Kesimpulan
Aturan vape 2026 lewat PP 28/2024 bukan akhir dari vaping di Indonesia, melainkan langkah menuju pasar yang lebih tertib, terstandar, dan bertanggung jawab. Bagi pengguna dewasa, kuncinya sederhana: pahami aturannya, beli dari toko resmi, dan gunakan dengan bijak.
Tetap ikuti perkembangan regulasi dari sumber resmi, dan pastikan setiap produk yang kamu beli memenuhi standar legal yang berlaku.
PERINGATAN: Produk ini mengandung nikotin. Nikotin adalah zat adiktif. Produk ini hanya diperuntukkan bagi pengguna dewasa berusia 21 tahun ke atas. Tidak ada produk nikotin yang sepenuhnya bebas risiko. Kami tidak menjual atau mendistribusikan produk kepada anak di bawah umur.